Minggu, 18 Juni 2017

Sekilas Tentang Laporan Keuangan

Pada postingan sebelumnya telah mengenal apa itu akuntansi.. produk akuntansi adalah laporan keuangan.. tapi apa si laporan keuangan itu??..

Laporan keuangan terdiri dari dua (2) kata, laporan dan keuangan..

Pengertian laporan menurut Keraf (2001: 284), Laporan adalah suatu cara komunikasi di mana penulis menyampaikan informasi kepada seseorang atau suatu badan karena tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.

Menurut Wikipedia (18/06/2017) Laporan adalah suatu bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada antara mereka. Salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.

Sedangkan pengertian laporan keuangan:

Menurut Kasmir (2015:7), “Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu”.

Sedangkan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (Standar Akuntansi Keuangan /SAK, 2015) “Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar pengguna laporan keuangan dalam pembuatan keputusan ekonomik. Laporan keuangan juga menunjukkan hasil pertanggungjawaban manajemen atas penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepada mereka”.

Menurut Munawir (2014) Laporan keuangan pada dasarnya adalah alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap data atau aktivitas perusahaan tersebut.

Jadi dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa Laporan keuangan adalah laporan yang menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu. Bagi para analis, laporan keuangan merupakan media yang paling penting untuk menilai prestasi dan kondisi ekonomi suatu perusahaan.

dari pengertian tersebut ada beberapa poin yang terkait dengan laporan keunangan, 1) catatan mengenai keuangan suatu organisasi, 2) pada saat tertentu, baik itu harian, bulanan atau tahunan, 3) mudah dipahami bagi pembaca nya atau yg dilaporkan..

Bila terkait dengan suatu organisasi yang terdaftar contoh suatu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek, tentunya laporan keuangan yang dibuat harus mengikuti aturan. Menurut  APB (Accounting Principles Board) Statement No. 4 (dalam Harahap, 2015) adalah sebagai berikut:
  1. Relevance (Relevan)
    Memilih informasi yang benar-benar sesuai dan dapat membantu pemakai laporan dalam proses pengambilan keputusan.
  2. Understandability (Dapat Dipahami)
    Informasi yang dipilih untuk disajikan bukan saja yang penting tetapi juga harus informasi yang dimengerti para pemakainnya.
  3. Verifiability (Dapat Diperiksa)
    Hasil akuntansi itu harus dapat diperiksa oleh pihak lain yang akan menghasilkan pendapat yang sama.
  4. Neutrality (Netral)
    Laporan akuntansi itu netral terhadap pihak-pihak yang berkepentingan. Informasi dimaksudkan untuk pihak umum bukan pihak-pihak tertentu saja.
  5. Timeliness (Tepat Waktu)
    Laporan akuntansi hanya bermanfaat untuk pengambilan keputusan apabila diserahkan pada saat yang tepat.
  6. Comparability (Dapat Dibandingkan)
    Informasi akuntansi harus dapat saling dibandingkan, artinya akuntansi harus memiliki prinsip yang sama baik untuk suatu perusahaan maupun perusahaan lain. 
  7. Completeness (Lengkap)
    Informasi akuntansi yang dilaporkan harus mencakup semua kebutuhan yang layak dari para pemakai.

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (SAK, 2015) komponen laporan keuangan lengkap adalah:

  1. Laporan posisi keuangan pada akhir periode;
  2. Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode;
  3. Laporan perubahan ekuitas selama periode;
  4. Laporan arus kas selama periode;
  5. Catatan atas laporan keuangan; Informasi komparatif mengenai periode terdekat sebelumnya;
  6. Laporan posisi keuangan pada awal periode terdekat sebelumnya ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Bagaimana mencari laporan keuangan suatu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, anda tentunya tinggal menuju situs BEI, klik disini
atau link http://www.idx.co.id/id-id/beranda/perusahaantercatat/laporankeuangandantahunan.aspx


semoga bermanfaat.. :)

pustaka

Keraf. 2001. Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: .Kanisius.

Kasmir. 2015. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2015. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: IAI

Munawir. 2014. Analisa Laporan Keuangan.Yogyakarta: Liberty

Harahap, Sofyan Syafri. 2015. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.


Sabtu, 17 Juni 2017

Hakikat Akuntansi

Banyak pengertian tentang akuntansi.. seperti tertuang sebagai berikut:

American Institute of Certified Public Accountants menyatakan bahwa Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang dan penginterpretasian hasil proses tersebut.

Menurut Thomas Sumarsan (2013:1) menjelaskan bahwa Akuntansi adalah suatu seni untuk mengumpulkan, mengidentifikasikan, mengklasifikasikan, mencatat transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sihingga dapat menghasilkan informasi yaitu laporan keuangan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Sedangkan menurut Soemarso SR, (2010: 14) Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi penting sehingga memungkinkan adanya pelaksanaan dan penilaian jalannya perusahaan secara efisien. Akuntansi juga didefinisikan sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

Menurut PP Nomor 71 Tahun 2010, Akuntansi adalah proses identifikasi, pencatatan, pengukuran, pengklasifikasian, pengikhtisaran transaksi dan kejadian keuangan, penyajian laporan, serta penginterpretasian atas hasilnya.

Berdasarkan beberapa teori yang dipaparkan, dapat dikatakan bahwa akuntansi merupakan suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan melaporkan transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan agar dapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan untuk mengambil suatu keputusan serta tujuan lainnya yang memiliki fungsi sebagai informasi keuangan. 

Jadi secara garis besar akuntansi adalah ilmu atau seni atau kegiatan pencatatan keuangan, kenapa harus ada akuntansi?? karena manusia pada dasarnya pelupa, untuk itu perlu ada pencatatan.. tetapi apakah akuntansi hanya terbatas mencatat saja.. tentu tidak, dari pengertian tersebut ada kata mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan melaporkan transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan agar dapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan untuk mengambil suatu keputusan serta tujuan lainnya yang memiliki fungsi sebagai informasi keuangan.. Salah satu unsur penting dalam mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi adalah kemampuan akuntan untuk menganalisis dan menginterprestasikan informasi yang dilaporkan. Proses akuntansi dapat diterangkan menjadi seperti sajian dalam gambar berikut


Akuntansi juga merupakan suatu ilmu yang di dalamnya berisi bagaimana proses pemikiran sehingga dihasilkan suatu kerangka konseptual yang mencakup prinsip, standar, metode, dan teknik, serta prosedur yang akan dijadikan landasan dalam pelaporan keuangan dan informasi-informasi lainnya untuk melaporkan keadaan keuangan dari suatu kesatuan usaha.

Jadi karena akuntansi adalah proses pencatatan keuangan, maka produk akuntansi adalah laporan keuangan..

Pustaka:

American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), 2007. Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. AU Section 316. PCAOB Standards and Related Rules as of December 2006. New York, NY: AICPA.

Soemarso S.R, 2010, Akuntansi : Suatu Pengantar , Cetakan Keempat, Jakarta : Salemba Empat 

Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010, tentang Standar Akuntansi Pemerintahan