Sabtu, 17 Juni 2017

Hakikat Akuntansi

Banyak pengertian tentang akuntansi.. seperti tertuang sebagai berikut:

American Institute of Certified Public Accountants menyatakan bahwa Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan dan peringkasan transaksi dan kejadian yang bersifat keuangan dengan cara yang berdaya guna dan dalam bentuk satuan uang dan penginterpretasian hasil proses tersebut.

Menurut Thomas Sumarsan (2013:1) menjelaskan bahwa Akuntansi adalah suatu seni untuk mengumpulkan, mengidentifikasikan, mengklasifikasikan, mencatat transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sihingga dapat menghasilkan informasi yaitu laporan keuangan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Sedangkan menurut Soemarso SR, (2010: 14) Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi penting sehingga memungkinkan adanya pelaksanaan dan penilaian jalannya perusahaan secara efisien. Akuntansi juga didefinisikan sebagai proses mengidentifikasikan, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.

Menurut PP Nomor 71 Tahun 2010, Akuntansi adalah proses identifikasi, pencatatan, pengukuran, pengklasifikasian, pengikhtisaran transaksi dan kejadian keuangan, penyajian laporan, serta penginterpretasian atas hasilnya.

Berdasarkan beberapa teori yang dipaparkan, dapat dikatakan bahwa akuntansi merupakan suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan melaporkan transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan agar dapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan untuk mengambil suatu keputusan serta tujuan lainnya yang memiliki fungsi sebagai informasi keuangan. 

Jadi secara garis besar akuntansi adalah ilmu atau seni atau kegiatan pencatatan keuangan, kenapa harus ada akuntansi?? karena manusia pada dasarnya pelupa, untuk itu perlu ada pencatatan.. tetapi apakah akuntansi hanya terbatas mencatat saja.. tentu tidak, dari pengertian tersebut ada kata mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan melaporkan transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan agar dapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan untuk mengambil suatu keputusan serta tujuan lainnya yang memiliki fungsi sebagai informasi keuangan.. Salah satu unsur penting dalam mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi adalah kemampuan akuntan untuk menganalisis dan menginterprestasikan informasi yang dilaporkan. Proses akuntansi dapat diterangkan menjadi seperti sajian dalam gambar berikut


Akuntansi juga merupakan suatu ilmu yang di dalamnya berisi bagaimana proses pemikiran sehingga dihasilkan suatu kerangka konseptual yang mencakup prinsip, standar, metode, dan teknik, serta prosedur yang akan dijadikan landasan dalam pelaporan keuangan dan informasi-informasi lainnya untuk melaporkan keadaan keuangan dari suatu kesatuan usaha.

Jadi karena akuntansi adalah proses pencatatan keuangan, maka produk akuntansi adalah laporan keuangan..

Pustaka:

American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), 2007. Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. AU Section 316. PCAOB Standards and Related Rules as of December 2006. New York, NY: AICPA.

Soemarso S.R, 2010, Akuntansi : Suatu Pengantar , Cetakan Keempat, Jakarta : Salemba Empat 

Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010, tentang Standar Akuntansi Pemerintahan





0 komentar:

Posting Komentar